Desa Gumantuk di Kecamatan Maduran, Lamongan, secara historis dikenal sebagai lokasi pertempuran sengit melawan Belanda pada 9 Maret 1949. Desa ini menjadi saksi gugurnya pahlawan muda, Kadet Soewoko, saat menghadang tentara Belanda. Saat ini, Gumantuk dikenal melestarikan tradisi kesenian Tayub sebagai warisan budaya setempat.
Berikut adalah poin-poin penting sejarah Desa Gumantuk:
- Lokasi Perjuangan Kadet Soewoko: Desa Gumantuk, khususnya di area persawahan, menjadi tempat di mana Kadet Soewoko dan pasukannya bertempur melawan Belanda pada masa agresi militer.
- Peristiwa Heroik 9 Maret 1949: Pertempuran hebat terjadi di wilayah ini yang menyebabkan gugurnya Kadet Soewoko pada tanggal 9 Maret 1949.
- Monumen Sejarah: Untuk memperingati gugurnya pahlawan tersebut, terdapat monumen/patung Kadet Soewoko di Desa Gumantuk, Kecamatan Maduran.
- Tradisi Budaya: Warga Desa Gumantuk aktif melestarikan tradisi budaya, salah satunya kesenian Tayub.
https://www.youtube.com/watch?v=cLg7LhyL1Oc